Image
Pexels

Miliki Fungsi yang Sama, Inilah Perbedaan Invoice dengan Nota, Faktur, Bon, dan Kuitansi

Dalam sebuah perusahaan ataupun kegiatan bisnis baik skala besar ataupun kecil membutuhkan bukti-bukti transaksi. Untuk masyarakat awam yang biasa berhubungan dengan jual-beli seperti toko dan supermarket, dua bukti transaksi yang akrab dengan mereka adalah nota atau bon.

Beda lagi dengan usaha besar atau perusahaan skala besar. Mereka memiliki bentuk bukti transaksi lain seperti faktur, invoice, kuitansi, bon, dan nota. Beberapa bukti transaksi berikut akan terlihat lebih akrab dalam menyebutkan bukti-bukti transaksi jual-beli.

Namun, bagi sebagian orang awam, beberapa bukti transaksi tersebut adalah dokumen yang sama. Pada beberapa orang bahkan membuangnya begitu saja tanpa membaca dan mengeceknya kembali. Padahal jenis bukti transaksi tersebut memiliki perbedaan yang dapat Anda pelajari di artikel ini.

Yuk simak penjelasannya!

Baca juga: Perbedaan Nota, Kwitansi dan Faktur

Perbedaan Invoice dengan Nota, Faktur, Bon dan Kuitansi

Dikutip dari kompas.com, invoice merupakan dokumen komersial yang di dalamnya tercantum rincian waktu dan catatan transaksi antara pembeli dan penjual. Pada sebuah transaksi yang dilakukan secara kredit, invoice akan tertera persyaratan kesepakatan dan metode pembayaran yang dilakukan.

Pada beberapa perusahaan di Indonesia, invoice juga disebut dengan faktur penjualan. Hal itu karena faktur dan invoice memiliki persamaan. Invoice digunakan untuk dokumen penagihan yang harus dilunasi pembeli. 

Setelah barang diserahkan kepada pembeli, invoice akan terbit. Untuk itu, maka umumnya invoice akan dibuat setelah delivery order ditandatangani pembeli.

Perbedaan Invoice dengan Nota

Berbeda lagi dengan nota. Dokumen tertulis ini biasa ada dalam aktivitas jual beli dalam sebuah bisnis. Umumnya nota dibuat sebagai bukti transaksi antara kedua belah pihak. Nota akan diserahkan sebelum produk berpindahtangan.
 
Hal ini dilakukan untuk membuat penjual maupun pembeli mengetahui total pembayaran yang harus dilunasi. Jika pembayaran dilakukan dengan kredit, maka nota penjualan harus tertulis tanggal jatuh tempo pembayaran. 

Perbedaan Kuitansi dengan Invoice

Kuitansi nampak lebih akrab di telinga masyarakat, seperti pada beberapa pembelian selain meminta nota, masyarakat juga meminta kuitansi. Buku kuitansi juga biasa dijual dan mudah ditemukan di berbagai toko perlengkapan alat tulis. 

Lembar kuitansi terdiri dari dua bagian. Bagian kiri yang lebih kecil disebut subkuitansi yang akan disimpan oleh penjual. Sementara lembar yang besar akan diberikan kepada pembeli. 

Kuitansi berguna untuk menegaskan bahwa adanya penerimaan sejumlah uang. Untuk itu, maka tak heran bila format kuitansi menyebutkan besaran uang yang diterima atau diberikan. 

Perbedaan Invoice dengan Bon

Bon adalah dokumen yang berhubungan dengan jual-beli serta pengambilan barang tertentu. Bon juga akrab disebut dengan struk pembelian. Bon biasa dipakai setelah melakukan transaksi dalam bisnis.

Perbedaannya hanya terletak pada penggunaan bon jauh lebih sederhana. Anda akan mudah menemukan jenis bukti transaksi ini di toko, restoran, supermarket, dan lain-lain. Dalam selembar bon akan ada keterangan pengambilan barang, peminjaman uang, atau lainnya.

Perbedaan Faktur dengan Invoice

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, faktur memiliki kesamaan dengan invoice. Hal itu terlihat dari faktur yang memuat perhitungan tagihan atau kredit. Faktur juga diberikan dari penjual kepada pembeli.

Faktur menjadi tanda bukti yang menandakan bahwa barang yang tertera di dalamnya digunakan untuk kegiatan jual-beli. Faktur akan dilengkapi dengan nama, harga, serta jumlah barang. Dalam faktur juga akan tercantum harga yang harus dibayar oleh pembeli sesuai jumlah barang yang dibeli.

Kesimpulannya adalah kelima bukti transaksi tersebut memiliki fungsi yang sama dan terdapat perbedaan hanya pada format dan tujuannya. Biasanya usaha bisnis besar menggunakan invoice dan faktur untuk transaksi mereka. 

Sedangkan kuitansi digunakan untuk transaksi berskala menengah. Sementara itu untuk bon dan nota dapat dipakai untuk transaksi yang lebih sederhana.

Jika Anda perusahaan yang membutuhkan nota, klik DI SINI dan temukan format nota yang cocok untuk usaha Anda. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau dan pastinya akan memberikan kegiatan transaksi yang jauh lebih mudah dan teratur.

Categories: Info

Contact Us

Jl. Martimbang Raya No.31
RT.3/RW.5 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - 12120
DKI Jakarta, Indonesia
Tel: 0853 8888 1234